Share

Kolaborasi Riset Internasional UNAIR: Katalisator Inovasi Berkelanjutan dalam Memperkuat Ekosistem Penelitian Global

  • July 16, 2025

Universitas Airlangga (UNAIR) telah berevolusi menjadi pusat keunggulan riset internasional yang mengukir prestasi gemilang dalam kancah global. Dengan pencapaian peringkat 287 dunia dalam QS World University Rankings 2026, dan posisi ke-9 dunia dalam THE Impact Rankings 2025, UNAIR membuktikan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada keunggulan akademik, tetapi juga pada pembangunan berkelanjutan dan kolaborasi strategis dengan mitra internasional.

Jejaring Kolaborasi Global yang Mengukir Prestasi

Kemitraan Strategis dengan Universitas Terkemuka Dunia

UNAIR telah menjalin kemitraan strategis dengan lebih dari 200 institusi internasional di lima benua, menciptakan ekosistem riset yang dinamis dan inovatif. Salah satu kolaborasi paling signifikan adalah dengan Universiti Teknologi Malaysia (UTM), yang telah menghasilkan program pertukaran pengetahuan, riset bersama, dan peningkatan kapasitas dosen serta mahasiswa. Kolaborasi ini mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari kesehatan, manajemen bencana, hingga teknologi berkelanjutan.

Program kolaborasi internasional UNAIR juga melibatkan Singapore University Technology & Design (SUTD) dalam pengembangan teknologi kedokteran. Kemitraan ini memfokuskan pada pengembangan Artificial Intelligence (AI) untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan, serta Augmented Reality dan Virtual Reality (VR) untuk membantu kinerja dokter dan praktisi kesehatan. Kolaborasi semacam ini mencerminkan visi UNAIR untuk menjadi universitas yang tidak hanya mengadopsi teknologi, tetapi juga mengembangkan inovasi yang berdampak langsung pada masyarakat.

Konsorsium Riset Multidisiplin

UNAIR turut aktif dalam konsorsium riset internasional seperti UK-Indonesia Consortium for Interdisciplinary Science (UKICIS) dan Partnership in Research Indonesia and Melbourne (PRIME). Konsorsium ini menghubungkan peneliti dari Indonesia, Australia, dan Inggris dalam berbagai proyek riset kolaboratif yang mendorong publikasi internasional dan meningkatkan reputasi global perguruan tinggi Indonesia.

Salah satu contoh konkret adalah penelitian kolaborasi antara UNAIR, Universitas Indonesia, dan Universitas Gadjah Mada dengan University of Melbourne tentang penguatan layanan perawatan primer ramah remaja dan dewasa muda. Penelitian ini tidak hanya menghasilkan publikasi berkualitas tinggi, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam meningkatkan promosi kesehatan di lingkungan kampus.

Inovasi Teknologi Kesehatan sebagai Unggulan

Breakthrough dalam Penelitian Biomedis

UNAIR telah menjadi pionir dalam pengembangan teknologi kesehatan inovatif yang memberikan solusi konkret bagi tantangan medis kontemporer. Salah satu pencapaian terbesar adalah pengembangan 15 produk inovasi untuk penanganan COVID-19, termasuk Vaksin Merah Putih yang telah memasuki tahap uji klinis. Inovasi-inovasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari diagnostik seperti Rapid Diagnostic Test Kit Anti Bodi RI-GHA19, hingga teknologi robotika seperti Robot RAISA yang membantu tenaga kesehatan dalam melayani pasien COVID-19.

Tim peneliti UNAIR juga telah mengembangkan teknologi 3D printing untuk revolusi pembuatan die gigi tiruan jembatan. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan akurasi dan kenyamanan bagi pasien, tetapi juga mengurangi waktu produksi dan limbah, sehingga lebih ramah lingkungan dan mengurangi biaya operasional. Inovasi seperti ini menunjukkan bagaimana UNAIR mengintegrasikan teknologi canggih dengan praktik medis untuk menciptakan solusi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Kolaborasi Riset Molekuler dan Bioteknologi

Pusat Riset Rekayasa Molekul Hayati (BIOME) UNAIR telah menjalin kolaborasi intensif dengan UTM melalui program joint supervision, simposium online bersama, dan pemanfaatan fasilitas laboratorium secara bersama. Kolaborasi ini memungkinkan peneliti dari kedua institusi untuk mengakses teknologi dan keahlian yang saling melengkapi, menghasilkan penelitian yang lebih komprehensif dan inovatif.

Prof. Fedik A. Rantam dari UNAIR telah memimpin pengembangan teknologi vaksin yang tidak hanya diakui secara nasional tetapi juga internasional. Kontribusi UNAIR dalam pengembangan vaksin TBC atas permintaan Jerman menunjukkan pengakuan global terhadap keahlian dan kapasitas riset institusi ini. Pencapaian ini merupakan hasil dari investasi berkelanjutan dalam infrastruktur riset dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi.

Program Beasiswa dan Pengembangan Talenta Global

Beasiswa Prestasi Internasional

UNAIR menyediakan berbagai program beasiswa yang mendukung mahasiswa berprestasi untuk mengembangkan potensi mereka secara optimal. Program beasiswa ini mencakup berbagai kategori, mulai dari beasiswa berbasis prestasi akademik hingga beasiswa untuk mahasiswa yang memiliki kemampuan khusus seperti hafalan Al-Quran. Beasiswa Tahfidz Quran UNAIR memberikan pembebasan biaya pendidikan penuh bagi mahasiswa yang mampu menghafal lima juz, dan bahkan beasiswa hingga lulus bagi yang menghafal 30 juz.

Kolaborasi dengan berbagai mitra strategis juga menciptakan peluang beasiswa yang lebih luas. UNAIR bekerja sama dengan BUMN dan perusahaan swasta dalam menyediakan beasiswa seperti BRI SMART, Beasiswa Bank Indonesia, dan Beasiswa Pertamina. Program-program ini tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga membuka peluang magang dan kerja sama riset dengan industri.

Prestasi Mahasiswa di Kancah Internasional

Mahasiswa UNAIR telah menorehkan prestasi gemilang dalam berbagai kompetisi internasional, menunjukkan kualitas pendidikan dan pembinaan yang diberikan oleh institusi. Tim mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR berhasil meraih berbagai penghargaan di The 2nd International Islamic Finance Olympiad (IIFO) 2024 di Malaysia, termasuk juara pertama dalam kompetisi poster dan Best Presenter.

Prestasi lain yang membanggakan adalah pencapaian Tim ACSARA yang meraih medali perak pada kategori Lingkungan di International Science and Invention Fair (ISIF) 2024. Inovasi mereka berupa Smart Filter of ACSARA Adsorbent menggunakan bahan lokal ramah lingkungan untuk menyerap logam berat secara efektif, mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Prestasi-prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa UNAIR tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Kemitraan Industri dan Transfer Teknologi

Kolaborasi dengan Perusahaan Global

UNAIR telah memperkuat jejaring kemitraan dengan industri global melalui berbagai program kolaborasi strategis. Workshop Pengembangan Kerjasama Industri 2024 yang diselenggarakan oleh Airlangga Global Engagement (AGE) menghadirkan perusahaan-perusahaan ternama seperti Yang Ming Marine Transport Corporation dan Quanta Computer dari Taiwan, serta Terra Charge dan PT Daiki Axis Indonesia dari Jepang.

Kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada aspek penelitian, tetapi juga mencakup program magang, riset kolaboratif, dan transfer teknologi. Yang Ming Marine Transport Corporation menekankan pentingnya integrasi teknologi digital dalam sektor transportasi laut, sementara Quanta Computer fokus pada pengembangan teknologi informasi dan catatan medis digital. Kemitraan seperti ini memungkinkan UNAIR untuk tetap relevan dengan kebutuhan industri dan memastikan bahwa lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan pasar global.

Pusat Riset Bersama dengan Industri

UNAIR dan PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) telah menjalin kerja sama strategis yang mencakup pembukaan kantor kerja sama di Gedung Airlangga Sharia and Entrepreneurship Education Center (ASEEC) dan pengembangan SPIL Research Center. Pusat riset ini akan berfokus pada inovasi di bidang pelayaran, logistik, dan pengabdian masyarakat, menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan teknologi maritim nasional.

Kolaborasi ini juga berpotensi mempercepat masa tunggu kerja lulusan UNAIR dan meningkatkan tingkat serapan di dunia kerja. Prof. Mohammad Nasih, Rektor UNAIR, menekankan bahwa kemitraan dengan industri memberikan masukan berharga terkait kebutuhan pasar tenaga kerja dan membantu memperbaiki kekurangan dalam kurikulum pendidikan.

Dampak Sosial dan Kontribusi Masyarakat

Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Teknologi

UNAIR telah mengembangkan berbagai program pengabdian masyarakat yang mengintegrasikan teknologi inovatif dengan kebutuhan masyarakat. Program SAINT (Stasiun Monitoring Kesehatan Tubuh Otomatis Berbasis Raspberry Pi 5) yang dikembangkan oleh Society of Renewable Energy (SRE) UNAIR merupakan contoh konkret bagaimana teknologi dapat memberikan solusi untuk meningkatkan akses kesehatan di daerah pedesaan.

Program ini memungkinkan warga untuk melakukan pemantauan kondisi kesehatan secara mandiri, cepat, dan akurat tanpa harus bergantung pada fasilitas medis. Implementasi teknologi seperti ini tidak hanya meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat, tetapi juga mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) bidang kesehatan.

Kolaborasi dengan Institusi Keagamaan

UNAIR juga menjalin kemitraan dengan institusi keagamaan untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia. Kolaborasi dengan Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Sulaimaniyah menunjukkan komitmen UNAIR untuk mendukung pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dengan kemajuan teknologi. Kemitraan ini melibatkan pemberian beasiswa, pelatihan kejuruan, dan penelitian bersama yang memberikan manfaat signifikan bagi pesantren dan masyarakat sekitar.

Visi Masa Depan: Menuju Universitas Kelas Dunia

Strategi Jangka Panjang

UNAIR telah menetapkan strategi jangka panjang untuk menjadi universitas kelas dunia yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat global. Peningkatan publikasi ilmiah internasional dari 140 artikel per tahun pada 2015 menjadi 3.200 artikel per tahun saat ini menunjukkan komitmen serius terhadap excellence dalam penelitian.

Strategi ini didukung oleh investasi berkelanjutan dalam infrastruktur riset, pengembangan sumber daya manusia, dan pembangunan jejaring kolaborasi internasional. UNAIR terus mengeksplorasi teknologi emerging seperti metaverse untuk pembelajaran, blockchain untuk kredensial digital, dan Internet of Things (IoT) untuk smart campus.

Komitmen terhadap Sustainability

Dalam setiap pengembangan teknologi, UNAIR mempertimbangkan aspek sustainability sebagai bagian integral dari strategi green technology. Penggunaan cloud computing untuk mengurangi kebutuhan hardware fisik, implementasi paperless system, dan optimasi energy consumption merupakan langkah-langkah konkret yang sejalan dengan komitmen universitas terhadap Sustainable Development Goals (SDGs).

Pencapaian UNAIR sebagai universitas ke-9 terbaik di dunia dalam THE Impact Rankings 2025 membuktikan bahwa institusi ini tidak hanya fokus pada keunggulan akademik, tetapi juga pada kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan. Posisi ini menjadikan UNAIR sebagai institusi pendidikan tinggi paling berkelanjutan dari negara ekonomi berkembang dan menunjukkan peran leadership dalam menghadapi tantangan global.

Kesimpulan

Kolaborasi riset internasional UNAIR telah terbukti menjadi katalisator inovasi berkelanjutan yang menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat global. Melalui kemitraan strategis dengan universitas terkemuka dunia, pengembangan teknologi kesehatan yang inovatif, program beasiswa yang komprehensif, dan kolaborasi dengan industri global, UNAIR telah memposisikan diri sebagai universitas yang tidak hanya relevan dengan zamannya, tetapi juga menjadi pelopor dalam transformasi pendidikan tinggi.

Prestasi-prestasi yang telah diraih, baik dalam pemeringkatan internasional maupun dalam kontribusi nyata terhadap masyarakat, menunjukkan bahwa UNAIR telah berhasil mengintegrasikan excellence in education dengan social impact. Dengan terus memperkuat kolaborasi internasional dan komitmen terhadap sustainability, UNAIR siap untuk menjadi universitas kelas dunia yang memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat global.

Keberhasilan UNAIR dalam membangun ekosistem riset yang kolaboratif dan inovatif memberikan inspirasi bagi institusi pendidikan tinggi lainnya untuk mengembangkan strategi serupa. Dengan pendekatan yang holistik, yang mempertimbangkan tidak hanya aspek akademik tetapi juga human factor, infrastructure, dan sustainability, UNAIR membuktikan bahwa perguruan tinggi dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat dan dunia.